Showing posts with label CARA TERBAIK. Show all posts
Showing posts with label CARA TERBAIK. Show all posts

Monday, June 24, 2013

Cara Menyapa Pelanggan

cara menyapa pelanggan


Dalam berbisnis, entah itu bisnis jual beli, ataupun di bidang jasa, dalam menghadapi pelanggan hendaknya bisa dilakukan dengan tepat.  Memberikan pelayanan kepada pelanggan harus diutamakan, disamping inti dari tujuan penjual/produsen yakni terjualnya barang dagangan si penjual. Dalam hal ini pelayanan kepada pelanggan merupakan kegiatan yang menitik beratkan kepada kenyamanan dan kepuasan pelanggan.

Para penjual/produsen harus memahami bagaimanakah cara menyapa pelanggan, supaya mereka dengan senang hati mau datang dan melihat dan akhirnya mau membeli barang dari si penjual itu sendiri. Pada kenyataannya, kenyamanan dari pelayanan merupakan faktor yang penting dalam proses jual beli.
Nah... berikut ini adalah teknik dan cara menyapa pelanggan.
  1. Usahakan pelanggan merasa diperhatikan dan nyaman berinteraksi dengan penjual.
  2. Tentukan standar pelayanan yang baik (jangan terlalu rendah, semakin tinggi semakin baik diukur dari sikon yang ada.)
  3. Untuk pelanggan yang komplain, hadapilah dengan sabar dan sikap yang positif
  4. Pahamilah kebutuhan pelanggan
  5. Berusahalah memberikan lebih dari apa yang dibutuhkan dari hati pelanggan
  6. Hindari memberikan janji-janji yang hanya memberikan harapan palsu ke pelanggan
  7. Beri penghargaan berupa hadiah kepada pelanggan spesial dan selalu ucapkan terima kasih 
Oke,, Semoga bermafaat bagi anda semua.

Saturday, June 22, 2013

Cara Memulai Usaha Secara Tepat Tanpa Modal

 

 
MEMULAI USAHA

Merintis bisnis sebenarnya tidak susah-susah amat. Siapa pun bisa, bahkan tanpa uang sepeser pun. Justru, mempertahankan bisnis itu yang paling susah dan paling penting. Banyak bisnis gagal di tengah jalan gara-gara persiapan kurang matang.
Kerjakan dulu pekerjaan rumah Anda sebelum memulai bisnis tanpa modal. Anda wajib tahu siapa saja dan apa yang dibutuhkan pelanggan, termasuk keunikan bisnis Anda dibanding dengan pesaing Anda. Jika Anda pikir sudah punya jawaban atas ketiga pertanyaan ini, berarti Anda sudah bisa mulai usaha.
Paling penting, jika produk Anda niche/bagus, maka perusahaan investasi dan investor individual akan bermurah hati menginvestasikan uang mereka pada bisnis Anda. Jika Anda termasuk orang yang punya ide inovatif tapi tak punya modal, simak beberapa tips berikut ini yang dilansir dari CIOL.com (30/5/2012):
Pinjam uang
Teman yang ada ketika sedang dibutuhkan, inilah teman sejati. Pernah dengar kalimat seperti ini? Nah, pinjam uang dari teman dan jelaskan padanya mengenai potensi produk yang akan Anda luncurkan. Yakinkan dia seberapa besar keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari produk itu. Tapi jangan terlalu membual, jelaskan dengan perhitungan yang masuk akal. Selain teman, Anda juga bisa meminjam uang dari kerabat keluarga.
Sewa tempat
Pernah dengan istilah SOHO? Artinya, small office home office. Jadi Anda tidak perlu pusing sewa tempat lagi untuk ruangan kantor. Kalau Anda punya sisa ruang di rumah, ubahlah jadi ruang kantor.
Cari rekanan kerja
Cari rekan kerja dari lingkaran teman-teman atau saudara Anda yang mau berinvestasi ke dalam bisnis Anda. Mungkin ini bisa meringankan beban sekaligus menolong Anda mendapatkan ide-ide baru. Mungkin juga, Anda dan rekan bisa menciptakan keajaiban baru.
Pekerjakan staf dengan sistem bagi hasil
Tidak ada salahnya mempekerjakan orang dengan sistem bagi hasil. Anda bisa menghemat banyak uang dan mereka akan mendukung penuh bisnis Anda.
Buat website
Google menawarkan website gratis bagi usaha kecil menengah. Jadi Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menciptakan dan merancang sebuah website. Website bisnis bisa menggaet banyak pelanggan baru. Copy dan paste URL website ke akun jejaring sosial pribadi Anda, lalu minta bantuan teman-teman untuk mempromosikan ke kenalan mereka. Kemungkinan Anda menjaring pelanggan potensial sangat besar.
Fokus
Jika bisnis Anda tidak langsung menghasilkan profit (sebagian besar memang tidak), fokuslah untuk terus memperbaiki bisnis Anda dan cari tahu apakah ada yang salah.
Cari pekerjaan paruh waktu
Biasanya Anda akan menghadapi banyak tantangan dalam mengumpulkan modal. Jadi kalau Anda ada waktu atau kesempatan bekerja paruh waktu, ambil saja. Investasikan separuh gaji ke bisnis Anda.
Negosiasikan segalanya
Semuanya bisa dinegosiasi. Jadi, negosiasikan dengan bank-bank untuk membantu pemodalan bisnis Anda. Banyak bank di luar sana yang mau meminjamkan pinjaman bebas kolateral bagi start-up dan UKM. Yakinkan bank mengenai kehebatan dan potensi produk Anda. (tribunNews)

Friday, June 21, 2013

Cara Menikmati Pekerjaan



cara menikmati pekerjaan, bisnis perantara, perantara bisnis, makelar
Bagaimana menikmati setiap hari dan menjalani pekerjaan dengan nyaman itu mungkin yang dibutuhkan oleh setiap orang yang bekerja. Menikmati pekerjaan berarti menikmati proses yang berjalan.
Berikut ini terdapat tips-tips menikmati pekerjaan.

1. Fokus pada pekerjaan
Untuk menikmati pekerjaan adalah dengan fokus kepada apa yang bisa kita lakukan. Lepaskan semua hal yang memang diluar kendali kita. Biarkan mengalir apa adanya atau biarkan diurus oleh orang yang lebih mengerti dari kita. Fokus memberi kita kekuatan dan semangat dalam menjalaninya.
2. Pelajari proses
Cara kedua adalah pelajari  hal-hal baik disekitar kita. Tidak usah memperdulikan orang-orang yang tidak suka dengan kita apapun alasan mereka. Tetaplah bersikap baik kepada setiap orang termasuk orang-orang yang tidak suka dengan kita. Tunjukkan bahwa masalah bukan berasal dari kita tapi dari mereka sendiri.
3. Peduli
 Dengan peduli kepada orang lain atau respek kepada setiap orang tanpa memperdulikan apa dan siapa dia. Biarkan budaya respek menjadi hal yang lumrah terjadi. Ucapkan terima kasih atas setiap kebaikan yang kita terima. Semangati setiap orang yang ada disekitar kita dengan perbuatan. Dengan memberi contoh bukan perintah. Dengan tingkah laku yang sopan dan bukan ucapan atau peraturan diatas selembar kertas.
4. Perlu bersemangat
Berfikir bahwa, anda perlu dalam hal apapun pada pekerjaan anda, sehingga anda akan merasaterus termotivasi untuk melengkapi apa-apa yang kurang dalam perkerjaan anda. Dengan itulah siapapun bisa terus menjalani kehidupan dengan semangat. Tidak perduli sudah berapa lama kita bekerja. Tidak perduli dengan siapa saja kita bekerja sama. Dimanapun kita berada. Dengan siapapun kita bekerjasama tetap lakukan ketiga hal tersebut. Semangat menjalani kehidupan, semangat yang membuat kita tetap bertahan dikerasnya dunia pekerjaan.  Semoga bermanfaat.

Negoisasi Perlu Taktik dan Strategi


bisnis perantara, perantara bisnis, bisnis makelar, makelar


Menurut Roy Lewicki dan rekannya (2001), negosiasi dapat terjadi karena dua alasan yakni untuk menciptakan sesuatu yang baru dan tidak dapat dilakukan sendiri oleh suatu pihak, serta untuk menyelesaikan sengketa. Pada dasarnya dalam negosiasi kedua pihak saling membutuhkan, oleh karenanya masing-masing berupaya untuk memenangkan kepentingannya. Dalam menentukan hasil negosiasi, maka dibutuhkan srategi dan taktik yang tepat untuk digunakan oleh seorang negosiator ( Lewicki et.al, 2001: 3).



Menurut Kamus Bahasa Indonesia, strategi adalah ilmu dan seni menggunakan semua sumber daya bangsa untuk melaksanakan kebijakan tertentu dalam perang dan damai atau rencana yang cermat mengenai kegiatan ntuk mencapai sasaran khusus (http://kamusbahasaindonesia.org, diakses 21 November 2012). Artinya, strategi lebih kepada rencana yang telah diperhtungkan secara matang termasuk konsekuensinya dalam suatu kondisi untuk mencapai kepentingan. Sedangkan taktik merupakan tindakan yang bersistem untuk mencapai tujuan, atau dengan kata lain sebagai bentuk pelaksanaan dari strategi. Keduanya saling berkesinambungan dan menjadi elemen penting dalam proses pencapaian kepentingan. Setiap negosiator pasti memiliki taktik dan strategi masing-masing, sehingga terdapat banyak sekali ragamnya. Taktik negosiasi beberapa di antaranya adalah pemberian informasi, penciptaan fakta baru, pencarian informasi, pembuatan agenda, bluffing, pemberian deadline, good guy bad guy, dan the art of Concesión.



Yang pertama yakni pemberian informasi yang biasanya berupa informasi nonverbal dengan tujuan merubah persepsi dan posisi. Negosiator dapat memanfaatkan taktik ini dengan memberikan informasi yang berlebihan, sehingga dapat menutupi permasalahan pokok untuk merubah mindset lawan negosiator. Namun, penolakan terhadap informasi yang diberikan akan dianggap sebagai rasa tidak percaya oleh lawan negosiasi. Lalu penciptaan fakta baru, dengan menambah atau merubah fakta yang telah ada sehingga negosiator identik dengan kecurangan. Namun taktik ini dapat diimplementasikan melalui ancaman-ancaman secara halus. Ketiga adalah pencarian informasi, baik dari pengalaman pribadi, orang lain, sumber bacaan, maupun konsultan, sebgai alat bargaining informasi (Partao, 2006).



Taktik selanjutnya adalah pembuatan agenda, digunakan karena proses negosiasinya dilakukan secara berurutan. Jadi pihak yang bersengketa memiliki waktu untuk bernegosiasi dan berpikir terlebih dahulu. Taktik kelima adalah bluffing, merupakan taktik klasik dengan membuat distorsi kenyataan yang ada dan memberikan gambaran yang berbeda untuk mengelabui lawan negosiasi. Keenam yakni pemberian deadline agar perundingan cepat terselesaikan. Namun dengan adanya deadline, negosiator bisa saja menjadi gegabah karena terbatas oleh waktu sehingga keputusan yang diambil kurang tepat. Selanjutnya adalah ‘good guy bad guy’, yakni penciptaan peran baik dan jahat ketika negosiasi untuk menekan lawan negosiasi dengan pertentangan sudut pandang. Yang terakhir adalah the art of concesión, digunakan jika salah satu pihak mengancam pihak lain untuk menerima tawarannya dan menekan konsekuensi yang tidak diinginkan ketika tawaran tersebut ditolak (Partao, 2006).



Tanpa strategi, maka tidak akan ada taktik. Strategi berdasarkan polanya dibagi menjadi lima yaitu collaborative (win-win), competitive (win-lose), compromise (split the difference), accommodative (lose-to-win-), dan avoid (lose-lose). Collaborative dilakukan agar masing-masing pihak yang bernegosiasi bisa mencapai kepentingannya. Strategi ini sama dengan integrative negotiation atau positive sum game, dimana lebih mengutamakan keuntungan kedua belah pihak. Di samping itu, strategi ini lebih menekankan pada problem solving. Lalu Competitive, sesuai dengan makna dasarnya bahwa pihak yang bernegosiasi saling bersaing untuk mendapatkan kepentingannya sendiri. Strategi ini bertolak belakang dengan strategi collaborative tentunya, dan termasuk dalam distributive negotiation atau zero sum game sebab yang diperjuangkan biasanya adalah sumber daya. Sementara strategi compromise digunakan untuk mencari jalan tengah permasalahan dan menemukan solusi bersama. Namun sayangnya, masing-masing negosiator tidak bisa mencapai kepentingannya secara penuh. Strategi accommodative digunakan dengan mengalah terlebih dahulu dalam negosiasi, namun dibalik itu ia sudah menyiapkan rencana lain untuk memenangkan kepentingannya. Sedangkan avoid adalah strategi untuk menghindari terjadinya konflik. Pada akhirnya pihak yang bernegosiasi akan mersa bahwa kepentingannya tidak ada yang terakomodasikan, sehingga mereka memilih strategi ini (Partao, 2006).



Strategi dan taktik negosiasi tersebut dapat dilaksanakan dengan baik jika negosiator benar-benar memahami permasalahan dan mampu membaca kondisi lawan negosiasi. Oleh karena itulah seorang negosiator diharuskan memiliki kredibilitas dan profesionalitas tinggi. Di samping itu, kemampuan negosiator menyelesaikan isu substansi tersebut dan meningkatkan hubungan kerja antar pihak yang bernegosiasi juga menandai efektifitas taktik dan strategi dalam proses negosiasi. Kriteria efektifitas negosiasi itu sendiri adalah kualitas, harmoni, serta efektifitas.

nurlaili-laksmi

Tuesday, June 18, 2013

Cara Sukses Berbisnis dengan 5 Karakter

MAKELAR

Tahukah Anda bahwa 40% pemuda menginginkan bahwa suatu hari nanti dia sendiri  yang akan menjadi  bos baginya. Pada kenyataannya hanya sedikit sekali pemuda yang benar-benar memulai bisnis karena takut gagal berbisnis. Banyak di antara mereka yang menyerah setelah mengalami kegagalan. Dan yang tersisa hanya sedikit sekali yang benar-benar siap untuk berbisnis. Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana cara sukses berbisnis?

Artikel kali ini kami akan berbagi tentang cara sukses berbisnis denga 5 karakter. Kita semua tahu bahwa karakter memegang peranan penting dalam segala hal. Dalam karir, keluarga, maupun dunia usaha. Jika kita mempunyai karakter tersebut maka akan memudahkan kita untuk menjadi seorang pebisnis yang handal.

5 karakter  yang merupakan cara sukses berbisnis paling ampuh dapat Anda simak di bawah ini :


1. Jadilah Pemimpin

Seorang pebisnis selalu akan menjadi seorang pemikir dan pemimpin bagi diri dan anggotanya. Pebisnis yang sukses selalu mampu mengorganisir sebagian besar sisi kehidupannya meliputi keluarga, teman, rekan bisnis, dan agamanya. Jika Anda masih menjadi pengikut, maka akan sangat sulit bagi Anda untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan Anda. Pola pikir pemimpin membuat kita menjadi berwawasan luas karena pengikut hanya memikirkan “saya” sedangkan pemimpin memikirkan “kita”.

2. Pengambil resiko

“High risk, high return” merupakan satu hukum yang pasti. Anda dapat menjadi seorang pebisnis jika Anda seorang risk taker. Resiko rugi merupakan hal yang paling sering ditemui dalam berbisnis. Seseorang yang takut untuk mengambil resiko, saya sarankan untuk tidak berbisnis.

3. Ketekunan

Setiap kesuksesan selalu disertai dengan ketekunan. Ketekunan untuk bangkit dari kegagalan merupakan hal yang terpenting untuk dimiliki. Tekun untuk mencapai tujuan dari hal terkecil sampai yang terbesar ibarat menaiki sebuah gedung menggunakan tangga. Kita harus menapaki anak tangga satu demi satu hingga mencapai puncak gedung.

4. Fokus

Fokus berarti Anda harus memusatkan perhatian hanya pada satu tujuan. Tidak semua orang mempunyai fokus 100% persen karena bisnis yang dijalankan mungkin hanya sampingan. Jika Anda fokus 100%, maka Anda akan menghasilkan 100% pula. Tidak hanya cara sukses berbisnis saja yang memerlukan fokus, tetapi dalam hal karir pun memerlukannya.

5. Disiplin

Disiplin bukan hanya tentang bekerja keras, tetapi juga tentang mengelola kecenderungan bisnis Anda. Banyak pengusaha lahir alami dianugerahi dengan pikiran untuk menghasilkan uang dengan ide segarnya. Kabar baiknya adalah bahwa beberapa ide-ide adalah tambang emas. Kabar buruknya adalah bahwa jika Anda terus mengejar ide-ide baru, ide-ide lama tidak pernah dikembangkan membuahkan hasil. Dan aku melihat satu multijutawan khususnya menjalankan bisnis ke dalam kebangkrutan karena setiap minggu dia bekerja pada sesuatu yang baru.

Banyak cara sukses berbisnis selain 5 karakter yang saya sebutkan di atas seperti penganalisa dan berjiwa sales, cuma saya pikir 5 karakter di atas yang paling memegang peranan penting dalam diri seseorang. Saya akhiri pembahasan cara sukses berbisnis dengan 5 karakter semoga bermanfaat untuk kita semua.Salam sukses!

Tuesday, June 11, 2013

Cara Menjadi Broker Properti

Cara Menjadi Broker Properti

bisnis makelar
Bagaimanakah caranya menjadi broker properti ? Terdapat banyak peluang usaha dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunay adalahmenjadi perantara jual beli.

Salah satu cara berkecimpung dalam dunia properti adalah dengan menjadi agen properti atau broker. Sebagai perantara antara penjual dan pembeli, seorang broker properti memiliki keterampilan mengenai teknik negosiasi, kekuatan jaringan, bahkan keahlian pembalikan transaksi. Agen jual beli rumah / properti atau sering kita sebut broker, merupakan peluang bisnis yang amat menekankan pada aspek kepercayaan. Menjadi agen properti memang merupakan peluang usaha yang sangat menggiurkan. Dengan berlandaskan aspek kepercayaan, mereka yang bertugas menghubungkan antara pembeli dan penjual rumah atau bangunan lainnya.
Menjadi perantara jual beli/broker properti tidak memerlukan modal yang terlalu besar. Hal ini dikarenakan yang Anda perjual belikan adalah rumah milik orang lain. Jadi, Anda tidak perlu repot-repot membeli rumah seperti pebisnis jual-beli rumah. Anda hanya menjualkan ke orang yang membutuhkan. Jika Anda berhasil menjual satu unit properti, biasanya Anda akan mendapat fee sebesar 2 % dari nilai penjualan. Jadi, jika Anda berhasil menjual rumah seharga 100 juta, Anda berhak mendapat fkomisi sebesar Rp 2.000.000,. Wah lumayan bukan ?
Untuk memulai bisnis menjadi broker properti ini ada beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan. Nah…Persiapan-persiapan itu adalah sebagai berikut.
1. Siapkan alat komunikasi untuk menghubungi penjual dan pembeli.
2. Siapkan kamera digita/kamera hp untuk mengambil gambar rumah yang akan dijual. Tidak perlu yang terlalu mahal, asalkan bisa menghasilkan gambar yang baik.
3. Perluaslah jaringan relasi.
4. Siapkanlah database calon pembeli potensial.
5. Jalankan negoisasi dengan nyaman dan tepat dengan sikon yang ada.
Agar bisnis Anda berjalan dengan lancar, Anda harus memiliki strategi khusus. Strategi tersebut sebagai berikut :
- Jaringan relasi sebanyak-banyaknya.
- Jaga kepercayaan relasi Anda.
- Jalinlah relasi dengan kalangan perbankan dan notaris.
- Anda harus memiliki produk update.
- Tingkatkan kemampuan Anda dalam bernegosiasi dan meyakinkan pembeli.
- Perluas pengetahuan Anda tentang interior, eksterior, pertanahan, atau feng shui (jika perlu).
- Jadikan calon pelanggan sebagai mitra. (dalam hal ini sebagai kawan)
. Suatu ketika, penjual atau pembeli akan meminta saran dan pendapat Anda.
Nah….. hal-hal diatas adalah yang perlu dilakukan oleh soerang broker properti untuk dapat eksis dalam pekerjaannya.
Semoga bermanfaat untuk Anda.

Peluang Usaha Mudah

Peluang Usaha Mudah
PELUANG USAHA